AKULTURASI BUDAYA DI INDONESIA (4)




Akulturasi budaya (acculturation) yang artinya perpaduan antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda dan bersatu dalam upaya untuk membentuk kebudayaan baru tanpa menghilangkan kepribadian atau dasar dari kebudayaan yang asli. Terjadinya akulturasi biasanya memakan waktu yang lama akan tetapi ada yang membutuhkan waktu sedikit, tergantung kepada persepsi masyarakat setempat terhadap budaya asing yang masuk. Ada beragam contoh akulturasi budaya yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Seperti perpaduan antara music melayu yang kemudian bertemu dengan music spanyol yang pada akhirnya perpaduan music ini menghasilkan music keroncong. Selain dari segi musik atau seni, Akulturasi juga terdapat pada bangunan. Contoh Dekatnya saja pada Masjid Al-Imtizaj Bandung.



Bentuk Masjid Al-Imtizaj dari depan


Mungkin terlihat cukup unik dan jarang ditemui, Masjid yang dibangun dengan desain klenteng ini benar-benar ada, Tepatnya di jalan ABC No. 8 Banceuy, Bandung, ini memang sangat kental dengan aksen oriental. Bangunannya yang bergaya arsitektur Tiongkok dengan ciri khas yang sangat nyata terlihat pada atap yang berbentuk lengkung.
Warna kuning,emas, dan merah yang bagi etnis tionghoa bermakna kemakmuran, mendominasi warna bangunan suci tersebut. Didepan masjid terdapat senuah gapura yang menjadi pintu masuk ke area masjid. Atap dari gapura yang bergaya tiongkok, namun diatasnya terdapat kubah yang menjadi ciri khas dari masjid. Perpaduan Budaya terlihat sangat nyata pada bangunan ini.



Bentuk Halaman Depan dari Masjid Al-Imtizaj 

Bagi Penulis sendiri ketika mengunjungi masjid ini tentu merasa sangat takjub disertai rasa bangga atas keberagaman budaya yang ada di Indonesia ini. Menjadi berbeda lantas tidak membuat kita menjadi terpecah belah. Masjid ini menjadi saksi nyata serta menjadi simbol dari persatuan kebudayan di Indonesia. Akulturasi juga sebagai bentuk dari toleransi agar terciptanya integrasi Sosial pada masyarakat dengan menyajikan beragam budaya diwilayah tersebut agar masing-masing kebudayaan dapat bersatu padu. Akulturasi tidak berarti menghilangkan budaya lama yang sudah ada, tetapi menjadi suatu contoh baru akan perkembangan dan persatuan. Hal seperti ini sudah sepatutnya menjadikan kita bangga akan perbedaan. 


Penampakan Tempat Sholat dari Masjid Al-Imtizaj

Masjid ini juga menjadi contoh akan Integrasi Nasional Indonesia, Penyatuan budaya-budaya yang berbeda dari suatu masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh. Penyatuan berbagai Kelompok budaya dalam suatu wilaah serta proses membangun rasa kebangsaan dengan cara menghapus kesetiaan pada hal-hal yang lebih sempit (dalam artian tidak menutup diri dari kebudayaan yang lain).









Source :

Komentar

Posting Komentar