PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP DEMOKRASI

DI INDONESIA (3)



Sumber : Google Image





Sebelum mempelajari pelaksanaan Prinsip-prinsip Demokrasi, akan lebih baik jika kita mengetahui apa saja prinsip-prinsip Demokrasi Tersebut. Prinsip demokrasi adalah beberapa kaidah dasar yang harus ada dan ditaati oleh negara penganut pemerintahan demokratis. Adapun prinsip-prinsip demokrasi tersebut sebagai berikut:

1.     Negara Berdasarkan Konstitusi
Negara Berdasarkan Konstitusi adalah negara yang pemerintah dan warganya menjadikan konstitusi sebagai dasar penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Konstitusi dapat diartikan sebagai undang-undang dasar atau seluruh peraturan hukum yang berlaku di sebuah negara. Sebagai prinsip demokrasi, keberadaan konstitusi sangat penting sebab dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara.

2.     Jaminan Perlindungan Hak Asasi Manusia
Hak asasi manusia (HAM) adalah hak dasar atau hak pokok yang dimiliki manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Hak asasi manusia mencakup hak untuk hidup, kebebasan memeluk agama, kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat, serta hak-hak lain sesuai ketentuan undang-undang. Perlindungan terhadap HAM merupakan salah satu prinsip negara demokrasi karena perlindungan terhadap HAM pada hakikatnya merupakan bagian dari pembangunan negara yang demokratis.

3.     Kebebasan Untuk Mengeluarkan Pendapat
Salah satu prinsip demokrasi adalah mengakui dan memberikan kebebasan setiap orang untuk berserikat atau membentuk organisasi. Setiap orang boleh berkumpul dan membentuk identitas dengan organisasi yang ia dirikan. Melalui organisasi tersebut setiap orang dapat memperjuangkan hak sekaligus memenuhi kewajibannya.

4.     Persamaan Didepan Hukum
Negara Demokrasi harus menegakkan hukum dengan sebenar-benarnya. Tidak boleh ada ketimpangan dalam menetapkan hukum yang berlaku, Semua Harus berlaku adil dan hukum yang merata terhadap setiap lapisan Masyarakat, entah itu rakyat kecil, pejabat, bahkan anggota parlemenpun jika terbukti melakukan kesalahan harus tetap diberi hukuman yang setimpal dengan ada yang telah dilakukan.

5.     Pergantian Kekuasaan Secara Berkala
Pergantian kekuasaan secara berkala bertujuan untuk membatasi kekuasaan atau kewenangan penguasa. Pergantian kekuasaan secara berkala dapat meminimalisasi penyelewengan dalam pemerintahan seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pergantian seorang kepala negara atau kepala daerah dapat dilakukan dengan mekanisme pemilihan umum yang jujur dan adil.

Dari beberapa prinsip diatas, kira-kira prinsip apa saja yang sudah terlaksanakan Di negara Indonesia ini?

Beberapa prinsip diatas mungkin sudah dapat dirasakan oleh kita sendiri. Cntoh kasus dari pelaksanaannya dapat kita lihat seperti adanya berbagai macam partai politik sebagai bentuk dari penyaluran aspirasi rakyat. Contoh kasus lainnya yakni diadakannya Pemilihan Umum yang diadakan setiap lima tahun sekali sebagai bentuk dari kedaulata berada ditangan rakyat dan Negara yang konstitusional.












Komentar