KASUS DITANGKAPNYA 177 JAMAAH HAJI ASAL
INDONESIA DI FILIPINA (2)


Sumber : Google image



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin memerintahkan kepada Komisi VIII DPR untuk mengingatkan Kementerian Agama atas kasus tertangkapnya 177 orang calon jamaah haji asal Indonesia, di Manila, Filipina. " Saya meminta agar Komisi VIII ingatkan pemerintah, Kementerian Agama, kalau memilih agen travel haji itu harus juga selektif benar," tegas Akom saat berkunjung ke kantor redaksi Tribunnews.com di kawasan Palmerah, Jakarta, Senin (22/8/2016). Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tertangkapnya 177 Calon Jemaah Haji, Akom Minta Penyelenggara Haji yang Terlibat Ditindak,

Kasus ini tentu harus menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia lainnya untuk lebih selektif dalam memilih agen travel agar tidak terjadi masalah serupa. Permasalahan terjadi disebabkan oleh sedikitnya kuota jamaah haji pada tahun 2016 tersebut. Sedikitnya Jumlah Kuota Jamaah Haji Indonesia yang sedikit pada tahun tersebut juga dapat dikatakan sebagai salah satu penyebab permasalahan diatas. 

Jamaah haji Indonesia setiap tahunnya pada tahun tersebut hanyalah sekitar 168.000. Oleh Karena itu banyak calon Jemaah haji yang menjadi tidak sabar untuk menunggu waktu yang cukup lama agar bisa pergi haji. Waktu menunggu normal rata-rata jamaah haji bias sampai 20 tahun. Akibatnya ada calon beberapa Jemaah Haji Indonesia yang mudah tertipu oleh agen travel palsu yang mengiming-imingkan waktu tunggu yang lebih cepat dari biasanya. Tentu hal bukan masalah sepele dan harus segera dicarikan solusinya oleh pemerintah Indonesia.

Namun Kabar baiknya pada tahun 2019 ini, KBRI Arab Saudi sedang mengupayakan untuk menaikkan kuota jamaah Haji Asal Indonesia naik menjadi 250.000. Tentu Hal ini merupakan kabar baik bagi Calon Jemaah Haji Indonesia.

Jadi berdasarkan kasus diatas. Saya sebagai penulis ingin mencoba memberikan saran yakni harus dibuatnya sebuah kebijakan baru mengenai kuota Haji Indonesia yang berlebih. Yakni dengan  melakukan kerja sama kepada negara tetangga mengenai yang memiliki kuota Haji tidak terpenuhi seperti Filipina, Thailand untuk mentransfer kuota jamaah haji indonesia yang lebih untuk dialihkan Untuk Jamaah Haji yang berlimpah. Karena Nyatanya negara Seperti Filipina memiliki kuota jamaah haji yang tidak terpenuhi setiap tahunnya.




Source:




Komentar

  1. Wahh setuju tuh saya sama pendapat agan

    BalasHapus
  2. Semoga ibadah hajinya tetap diterima ya gan mungkin mereka juga ada yg gak tau apa" 👌
    #naikhajibagiygmampu
    #indonesiapintar

    BalasHapus

Posting Komentar